Home / Berita / Berita Nasional / Bahas Peta Politik Umat Islam Jelang Pemilu 2024 Arif Satria Icmi Tidak Berpolitik Praktis

Bahas Peta Politik Umat Islam Jelang Pemilu 2024, Arif Satria: ICMI Tidak Berpolitik Praktis


Posted on Sabtu, 1 Okt 2022 04:37 WIB


Bahas Peta Politik Umat Islam Jelang Pemilu 2024, Arif Satria: ICMI Tidak Berpolitik Praktis

Jakarta - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) mengelar webinar ICMI Talk dengan tema ‘Peta Politik Umat Islam Pada Pemilu 2024’ yang diselengarakan Kamis, 29 September 2022. 

Kegiatan webinar ini dihadiri pembicara dari kalangan petingi partai Islam dan pengurus ICMI antara lain,  Prof. Dr. Lili Romli Ketua Koordinasi Bidang Politik MPP ICMI, Dr. Djayadi Hanan Direktur Eksekutif LSI, Arsul Sani, S.H, M.Si Wakil Ketua Umum PPP, Dr. Jazilul Fawaid, S.Q., MA Wakil Ketua Umum PKB, Mardani Ali Sera Ketua DPP PKS, dan Viva Yoga Mauladi Wakil Ketua Umum DPP PAN.

Dalam sambutannya, Ketua Umum ICMI Prof. Dr. Arif Satria mengungkapkan masa depan penuh dengan ketidakpastian. Selain itu juga politik sangat berpengaruh terhadap perubahan masa depan. 

Tahun politik 2024 mendatang sambung Prof. Arif Satria, penuh dengan tantangan, untuk itu ICMI terus berjuang untuk menjujung nilai-niai berbangsa dan bernegara. Ia juga berharap partai Islam dapat bersama sama mengusung nilai demokrasi, serta kehidupan berbangsa dan bernegara. 

“Diharapkan ICMI bersama-sama mengawal untuk berkehidupan berbangsa dan bernegara. Kita menyadari demokrasi (Indonesia) masih prosedural belum demokrasi subtansial. Hingga nilai-nilai berbangsa dan bernegara, persatuan, keadilan, dan kemakmuran, dan lainya saya kira perlu dijunjung,” tuturnya.

“Mari bersama-sama mengantarkan Indonesia menjadi sebuah negara yang makmur baldatun toyyibatun warobbun ghofur ,”  kata Prof. Arif Satria. 

Arif Satria menegaskan bahwa ICMI tidak berpolitik pragmatis di tahun politik nanti. Namun ICMI terus mendorong adanya perjuangan dengan nilai-nilai berbangsa dan bernegara untuk menjaga persatuan Indonesia. 

“Saya sampaikan ICMI tidak berpolitik pragmatis. Tapi ICMI terus mendorong adanya perjuangan nilai-nilai sehingga tercipta berbangsa dan bernegara yang sehat, kehidupan politik yang sehat, dan kehidupan berbagsa bernegara yang membawa sebuah bangsa yang makmur,” tuturnya. 

Pada momen yang sama, Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani berpandangan PPP memiliki kewajiban moral untuk memikirkan keumatan, meski tidak berkoalisi dengan partai Islam. Itu kata dia, sudah disepakati di internal PPP. 

“Kita punya kewajiban moral untuk agenda keumatan. Itu yang kita sepakati. Ini sesungguhnya understanding informal banyak yang tidak diketahui umat kita sesungguhnya,” kata Arsul Sani.

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menambahkan, peta politik umat Islam pada pemilu 2024 mendatang menarik. Intinya dari seluruh partai politik Islam di Indonesia tidak ada secara eksplisit yang menyatakan mendirikan negara Islam di Indonesia.

“Seluruh partai politik Islam (di Indonensia) tidak ada secara eksplisit yang menyatakan mendirikan negara Islam di Indonesia. Seluruhnya berprinsip berazas Pancasila. Dari sisi perpesktif tidak ada partai politik Islam atau partai berbasis Islam yang mempunyai secara aturan anggaran rumah tangga partai ingin mendirikan negara Islam. Itu tidak ada,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid berpendapat setiap pemilu menjadi tantangan bagi partai Islam. Sebab berdasarkan hasil survei tidak tidak ada peningkatan signifikan usai pemilu.

“(Kami minta) masukan ICMI kedepan untuk menhadapi tahun 2024. Penurunan suara parpol Islam atau parta berbasis Islam, ini menjadi tantangan atau kurang tokoh Islam menyatukan parpol Islam. Jadi sebenarnya menjadi kerinduan hilanganya tokoh islam melakukan sebagai solidarity maker. bahkan parpol islam tidak bisa satu barisan mengusung,”ungkapnya. 

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebutkan, aktor utama demokrasi itu adalah partai politik.Di Indonesia, partai politik  besar tergantung dengan tokohnya. Namun untuk partai Islam sikulasinya baik namun ketokohanya kurang. 

“Parpol Islam sirkulasi baik, tapi ketokohan kurang. Parpol Islam bersatu dan berkoalisi atau dengan yang lain, tergantung kesehatan partai,” kata Mardani Ali Sera.*


Tags : Cendekiawan Muslim ICMI ICMI Pusat Indonesia Kegiatan ICMI Kenegaraan Ketua ICMI Opini Siaran Pers Tokoh ICMI




ICMI Gelar Silaturahmi Kebangsaan, Wapres Harapkan ada Terobosan Baru Bagi Ummat di Dunia
ICMI Gelar Silaturahmi Kebangsaan, Wapres Harapkan ada Terobosan Baru Bagi Ummat di Dunia
Jakarta--Sejumlah tokoh nasional serta aktivis umat Islam dari berbagai latar belakang profesi berkumpul dan menghadiri acara silaturahim kebangsaan dan Halalbihalal Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI).
Selasa, 31 Mei 2022
Ketua Umum ICMI Terima Gelar Joguru Malamo dari Sultan Ternate
Ketua Umum ICMI Terima Gelar Joguru Malamo dari Sultan Ternate
Ketua Umum ICMI, Prof. Arif Satria, menerima gelar "Joguru Malamo" dari Sultan Ternate saat kunjungannya ke Maluku Utara.
Selasa, 1 Mar 2022
Press Release: ICMI Usulkan 7 Langkah Pencegahan dan Mitigasi Omicron
Press Release: ICMI Usulkan 7 Langkah Pencegahan dan Mitigasi Omicron
Jakarta, 5 Februari 2022--Perkembangan penyebaran Omicron varian Covid-19 yang begitu cepat, mendorong MPP ICMI bergerak cepat dalam mendukung langkah-langkah pencegahan serta mitigasi yang dilakukan pemerintah dan masyarakat, melalui 7 langkah penting.
Sabtu, 5 Feb 2022
Ketua Umum ICMI: ICMI Siap Bekerja dengan Asas Keislaman dan Keindonesiaan
Ketua Umum ICMI: ICMI Siap Bekerja dengan Asas Keislaman dan Keindonesiaan
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Prof. Arif Satria menyampaikan organisasi yang dipimpinnya siap bekerja dengan asas keislaman, kecendekiawanan, dan keindonedonesiaan. Dia mengatakan sifat Nabi Muhammad seperti shidiq, fathanah, tabligh, dan amanah harus dijadikan contoh.
Senin, 31 Jan 2022
Gelar Rakernas: ICMI Bahas 4 Peran dalam Transformasi Bangsa
Gelar Rakernas: ICMI Bahas 4 Peran dalam Transformasi Bangsa
Ketua Umum ICMI, Prof. Dr. Arif Satria menyampaikan empat peran penting ICMI dalam transformasi bangsa
Senin, 31 Jan 2022
Kementan dan ICMI Perkuat Kerja Sama Bangun Pertanian
Kementan dan ICMI Perkuat Kerja Sama Bangun Pertanian
BOGOR -- Kementerian Pertanian (Kementan) bersama dengan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) sepakat membangun sinergi melalui sumber daya, sarana, dan prasarana untuk mewujudkan pertanian maju, mandiri, dan modern. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menegaskan perlunya kerja sama dengan ICMI sebagai salah satu lembaga pemberdayaan masyarakat Muslim di Indonesia yang memiliki potensi besar mendukung keberhasilan sektor pertanian.
Minggu, 30 Jan 2022
Presiden RI Minta Dukungan ICMI Bangun IKN
Presiden RI Minta Dukungan ICMI Bangun IKN
JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta dukungan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dalam upaya transformasi yang saat ini tengah dilakukan. Jokowi mengatakan pemerintah tengah bekerja keras mewujudkan transformasi di berbagai bidang, termasuk program pembangunan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur.
Minggu, 30 Jan 2022
Prof. Arif Satria: ICMI Harus Besar dengan Gagasan
Prof. Arif Satria: ICMI Harus Besar dengan Gagasan
Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) terpilih periode 2021-2026, Prof. Arif Satria, menyatakan bahwa ICMI harus besar dengan gagasan bukan dengan kekuasaan. Diwawancarai secara khusus oleh Antara di Kota Bogor, Ahad, Prof. Arif Satria mengutarakan organisasi tempat berkumpulnya para cendikiawan itu perlu mengedepankan tujuan awal pembentukannya oleh Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie sewaktu menjadi Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) pada t
Jumat, 7 Jan 2022
ICMI: Pemulihan Ekonomi Dampak COVID Harus Jadi Prioritas Utama
ICMI: Pemulihan Ekonomi Dampak COVID Harus Jadi Prioritas Utama
Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) memandang Pemulihan ekonomi sebagai dampak dari pandemi COVID-19 harus menjadi prioritas utama.
Jumat, 7 Jan 2022
Prof. Arif Satria Terpilih Sebagai Ketum ICMI, Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan di Bogor
Prof. Arif Satria Terpilih Sebagai Ketum ICMI, Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan di Bogor
Rektor IPB Prof. Arif Satria terpilih menjadi Ketua umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) periode 2021-2026.
Jumat, 7 Jan 2022
Prof. Arif Satria Terpilih Menjadi Ketum ICMI Periode 2021-2026
Prof. Arif Satria Terpilih Menjadi Ketum ICMI Periode 2021-2026
Prof. Dr. Arif Satria terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) periode 2021-2026 usai gelaran Muktamar VII dari tanggal 4 hingga 6 Desember di Kota Bandung. Keterpilihan Arif Satria menandai era baru ICMI yang dipimpin oleh intelektual muda.
Kamis, 6 Jan 2022
Muktamar VII dan Milad ke-31 ICMI Digelar di Bandung
Muktamar VII dan Milad ke-31 ICMI Digelar di Bandung
Muktamar VII dan Milad ke-31 Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dilaksanakan pada tanggal 4-6 Desember 2021 di Hotel Grand Asrilla, Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline dengan mengundang anggota dan pengurus ICMI serta online dan disiarkan melalui channel YouTube ICMI Orwil Jabar. Tema yang diusung dalam kegiatan Muktamar VII adalah "Membangun Indonesia Bermartabat Menuju Indonesia Emas 2045",
Kamis, 6 Jan 2022

Detail side

Berita Terpopuler